Amy's Life Journal
getting new habit reading newspaper
Life Journal

Kegiatan Baru di Pagi Hari: Membaca

Kapan terakhir kali kita upload atau update ke social media? Kapan terakhir kali scroll down lihat-lihat update-an teman di social media? Kapan terakhir kali kita cek instastory di instagram? Kalau dijawab mungkin baru satu menit atau lima menit yang lalu, ya kan? πŸ™‚

Selanjutnya, berapa banyak waktu kita habiskan untuk social media dalam satu hari?

Kalau dari riset nya We are Social bareng sama Hootsuite, per 30 Januari 2018 lalu, mereka mengatakan dari 265.4 juta populasi di Indonesia, 50% nya adalah pengguna internet dan 49% nya pengguna social media.

Data pengguna internet dan sosial media di Indonesia
The new 2018 Global Digital suite of reports from We Are Social and Hootsuite

Dari 50% populasi yang merupakan pengguna internet, berjumlah sekitar 132.7 juta orang menghabiskan waktunya dalam satu hari sebanyak 8 jam 51 menit. Dan 49% dari populasi yang pengguna media sosial, berjumlah 130 juta orang menghabiskan waktunya untuk sosial media sebanyak 3 jam 23 menit.

Waktu yang dihabiskan orang Indonesia dalam satu hari untuk menggunakan internet
The new 2018 Global Digital suite of reports from We Are Social and Hootsuite
Waktu yang dihabiskan orang Indonesia dalam satu hari dalam menggunakan media sosial
The new 2018 Global Digital suite of reports from We Are Social and Hootsuite

Berarti bisa disimpulkan 130juta populasi Indonesia menghabiskan waktu sekitar 5 jam untuk internet dan 3 jam untuk media sosial atau bahkan 8 jam untuk internet dan 3 jam untuk media sosial.

Gila ya? waktu dalam satu hari sebanyak itu rata-rata kita pakai untuk internet dan media sosial. Mungkin kalau penggunaannya bermanfaat, seperti untuk bekerja by email atau tarik data by sistem di internet, ya gak masalah. Tapi kebayang gak kalau waktu dalam satu hari 8 jam atau 3 jam dipakai hanya untuk scrolling social media? πŸ™‚

Waktu dalam satu hari ada 24 jam, dari 24 jam ini kita tidur malam habis anggaplah 8 jam ya. Sisa 16 jam, yang tinggal di Jakarta lama waktu diperjalanan ke kantor pulang-pergi anggap 2 jam, lalu jam kantor nine to five sudah habis 9 jam, berarti sisa 5 jam. Yang punya anak ya biasanya sisa waktu dipakai untuk bermain sama anak atau nyambil scrolling hp nyambil jaga anak? hahahaha

Buat wanita karir yang juga ibu rumah tangga, waktu tuh berharga banget ya gak sih? Tau tau sudah malem waktu tidur aja, tau tau nambah aja umur, tapi ilmu, pengetahuan, kabar berita, diluar sana gak ada yang bertambah. Hanya update kehidupan orang lain di media sosial aja yang kita tau? hehehe Jangan gitu ya… πŸ™‚

Yuk coba lakukan hal kecil yang sekiranya membawa sedikit perubahan di kepala kita. Membaca mungkin? Gak cuma buku -bisa koran ataupun majalah. Membaca ada 2 jenis, fiksi (membaca genre yang membuat kita berkhayal dan berimajinasi) dan non-fiksi (berisi informasi, pengetahuan untuk memperluas wawasan).

Kalau saya sedang mencoba membaca koran setiap pagi. Iya koran, bukan koran digital ya…Meskipun juga gak semua halaman saya baca, jelas karena saya hanya punya waktu sekitar 30 – 45 menit untuk membaca nya sambil on-the-way ke kantor.

Yang saya rasakan manfaat dari 3 bulanan ini membaca koran:

Membaca memperluas pengetahuan

Ketika membaca kita membuka kepala dan pikiran untuk menerima segala informasi yang terbaca yang mungkin akan berguna nanti. Dengan membaca kita mengetahui hal-hal sebaliknya yang kita ketahui.

Terutama membaca koran atau mungkin jurnal, tidak hanya menambah informasi dan pengetahuan tetapi juga membentuk pola pikir dan opini diri.

Meningkatkan improvisasi diri

Ketika kita membaca dari perspektif berbeda tentang berbagai topik, pastinya kemampuan berpikir kita akan tumbuh. Sehingga membuat pemahaman baru, cara-cara baru mengenai bagaimana melihat dan menangani situasi. Karena dengan membaca secara otomatis pemahaman kita mengenai dunia dan diri sendiri menjadi lebih besar dan batasan diripun menjadi lebih luas.

Meningkatkan fokus dan konsentrasi

Ketika membaca, meskipun ditempat yang bising sekalipun, saya akan fokus dan konsentrasi ke topik yang sedang dibaca. Dengan begini, akan melatih kita untuk fokus dan konsen disetiap kegiatan yang kita sedang kerjakan.

Tapi guys, membaca juga seperti pedang bermata dua, tergantung pernulis dan nara sumber nya. Makanya harus pintar juga kita dalam memilih dan memverifikasi sumber ya!

Nah siapa yang masih bilang Gak punya waktu untuk membaca?? Teman, membaca itu seperti bernafas untuk otak, kepala, dan pikiran. Ketika kita berhenti membaca, otak dan isi kepala kita juga akan berhenti hanya tau sampai disitu πŸ™‚

Please follow and like us:
Facebook
Facebook
Twitter
Pinterest
Pinterest
Instagram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *