Amy's Life Journal
10 TIPS BERPEGIAN DENGAN BAYI
Motherhood

Essential tips berpergian dengan baby

Di umur Aira yang akan menginjak 2 tahun di Agustus 2019 ini, sudah beberapa kali kami berpergian keluar kota. Pastinya beda umur anak akan berbeda kerepotan yang dilalui orang tua saat berpergian dengan baby atau balita 🙂 Kadang setelah liburan saya jadi mikir, “ini kayanya yang liburan anak-ku, aku kebagian capeknya aja” hahaha ya gimana, punya anak nempeeeel mulu sama mamanya, di taro stroller mood-mood-an, maunya digendong mamanya, gantian sama papanya gak mau. Serba salah. Tapi ya at least, bisa relax dan keluar sejenak dari rutinitas Jakarta yaa.. 🙂

Kami berpergian atau travelling pertama kali dengan Aira saat libur lebaran tahun 2018. Waktu itu umur Aira baru 10 bulan. Repotnya jangan ditanya, outfit from top to toe, Mpasi dari rice cooker kecil sampe slow cooker, gak lupa bahan-bahannya beras, wortel, kentang, waah kalo diinget..hahahaha Saya termasuk orang tua yang konservatif, Aira sampai dengan umur 1 tahun lebih 1 bulan, selalu makan masakan rumahan yang saya buat sendiri, gak pernah saya kasih bubur instant. Pernah sekali dikasih waktu ada acara pernikahan keluarga, karena kepepet saya kasih dan langsung pup nya encer, gak cocok. Lewat dari umur 1 tahun 1 bulan, saya lepas pelan-pelan ke masakan Mbah-le yang jaga Aira sehari-hari.

Nah belum lama ini, kami pergi ke Malang – Madiun. Umur Aira sudah menjelang 2 tahun di Agustus bulan depan. Sedikit lebih ringkes bawaannya, karena Aira sudah bisa makan apa saja. Iya literally, apaan aja yang enak akan dicaplok, yang penting gak pedas. Jadi saya tidak perlu membawa rice cooker dan slow cooker, yeaay! Jadi apa aja persiapannya dan gimana tips and trick nya?

10 tips bagi orang tua yang ingin berpergian dengan bayi atau anak dibawah umur 3 tahun
10 tips bagi orang tua yang ingin berpergian dengan bayi atau anak dibawah umur 3 tahun

Check list barang

Hal paling dasar adalah check list barang yang akan dibawa. Ini memudahkan kita mensortir barang apa yang penting dan tidak penting, dan mengingatkan kita apa saja yang sudah dan belum masuk ke koper atau tas pergi 🙂

Atur pakaian per-hari

Pengaturan pakaian anak saat travelling, saya atur menjadi per-hari. Jadi ketika sampai, saya tidak mengacak-acak tas, hanya tinggal memisahkan 1 kantong zipper yang sudah dibagi untuk pakaian anak dalam 1 hari. Begitu juga waktu travelling dan anak masih Mpasi, bumbu masakan -beras, sayuran, daging- saya masukkin dalam 1 kantong kedap udara per-hari nya. Kira-kira kayak gambar dibawah ini. Ohya, saya biasanya bawa kain bedong bayi untuk alas anak tidur, jaga-jaga kalau sprei hotelnya kurang bersih 🙂

Peralatan makan

Untuk makanan karena anak saya sudah bisa makan masakan restaurant, jadi tidak terlalu ribet, saya hanya cukup membawa sendok dan garpunya saja saat berpergian kemarin ini. Saya pakai sendok garpu nya Edison seperti gambar dibawah. Tapi waktu Aira masih Mpasi, saya atur beras dan bahan makanan dijadikan 1 plastik per-hari (kira-kira sama kayak pengaturan pakaian sebelumnya). Sayuran jangan dicuci yah biar gak layu dan busuk. Rice cooker dan slow cooker dibawa di tas terpisah yang bisa dijinjing dan masuk bagasi pesawat 🙂

Perlengkapan mandi

Perlengkapan bayi seperti sabun dan shampoo, bedak, minyak telon, minyak rambut, parfume, sikat gigi dan odol, body lotion cukup bawa yang versi kemasan kecil. Sabun dan shampoo bawa yang 2 in 1 aja cukup. Perlengkapan ini disatukan di tas kecil dan ditaruh terpisah jangan di koper, taruh di tas jinjing jadi jika sewaktu-waktu dibutuhkan mudah diambilnya. Kalau saya biasanya selain koper, saya bawa 1 tas jinjing tambahan yang isinya ini, perlengkapan bayi di satu tas kecil dan perlengkapan make up dan parfume saya dan suami di satu tas kecil lain. Di satukan kedalam 1 tas jinjing yang bisa dikaitkan ke koper, jadi tinggal dorong koper, tas jinjingnya diatasnya deh, gak capekk 🙂

Stroller dan gendongan

Bawa stroller dan gendongan yang nyaman. Meskipun anak lebih nyaman digendong, tapi bawa stroller cukup membantu beban guys. Tapi jangan lupa, disesuaikan dengan tujuan wisata nya, jika dilihat memungkinkan bawa stroller jangan lupa bawa, tapi kalo gak memungkinkan at least bawa gendongan yang nyaman yah, biar gak encok pulang liburannya 🙂

Tujuan wisata baby friendly

Pastiin tujuan wisata nya ramah dikunjungi sama anak atau bayi. Jangan egois memaksakan kehendak orang tua, nanti susah sendiri kalau anaknya gak nyaman. Juga tambahan, jangan ngoyo waktu… Pergi sama anak atau bayi gak bisa kayak kita pergi sama suami atau temen. Inget anak butuh bobok siang dan makan yang teratur 🙂

Menyesuaikan waktu traveling

Pilih jadwal keberangkatan pagi sekali atau malam, supaya anak atau bayi bisa tidur selama perjalanan. Meminimalisis kemungkinan anak crangky di pesawat atau kereta atau dimobil 🙂 Yang nenen gampang, tinggal nen mamanya, tapi kalau yang minum sufor, jangan lupa disiapkan sebelum berangkat yah 🙂

Mainan anak

Bawa mainan anak yang sekiranya gampang dibawa dan tidak membosankan. Kalau saya, karena Aira lagi seneng-senengnya corat-coret, saya kemarin bawa Doodle Travel beli disalah satu akun instagram. Jadi pulpen nya ini diisi air, lalu dicoret-coret ke bukunya, nanti keluar warna-warni, dan hilang ketika air nya kering dibuku. Membantu banget pas aira bosen di pesawat, mobil atau kereta, segaknya mengalihkan perhatiannya supaya gak cranky dan ngambek diperjalanan 🙂

Obat-obatan

Bawa obat-obatan penting, seperti obat demam dan batuk anak, obat pusing dan masuk angin buat kita, hehehe biasanya 2 obat ini gak pernah ketinggalan kalo pergi keluar dari rumah.

Jangan lengah

Yang paling penting! Selalu mengawasi anak selama travelling! Jangan keasikan sight-seeing lalu anaknya lari-larian sendiri yaa 🙂

Itu 10 point yang selalu saya terapkan saat berpergian dengan Aira. Kalau di case saya yang paling gak bisa saya hindari adalah selalu aja kebanyakan bawa baju anak. Hahaha gak tau kenapa, kalau travelling pengennya semua baju pergi anak tuh dibawa. Dikira mau fashion show apa ya? :p tapi begitulah mamak-mamak ya.. namanya juga mamak muda masih banyak belajar.

Jadi untuk tas biasanya total bawa 4 tas. Pertama, koper pastinya. Kedua, tas jinjing isi peralatan mandi dan parfume-parfume. Ketiga, tas suami yang isinya dompet dan hp, selama travelling sama anak saya gak pernah bawa tas sendiri, pasti dipegang suami, karena saya akan fokus kemana anak berkeliaran. Keempat, tas kecil backpack anak yang isinya baju ganti, pampers, plastik kecil, sabun dan tissue basah. Itu aja udah banyak menurut saya, belum kalo mesti bawa stroller? ditambah oleh-oleh? oh Nooo! hehehehe begitulah kehidupan travelling setelah punya anak.

Jika ada yang ingin ditanyakan atau ditambahkan feel free to reach me!

Please follow and like us:
Facebook
Facebook
Twitter
Pinterest
Pinterest
Instagram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *